HP (handphone/telepon genggam) adalah sebuah alat komunikasi yang diciptakan setelah ditemukannya telepon oleh Alexander G. Bell pada tahun 1876 yang berfungsi sebagai alat kominikasi jarak jauh. Seiring berkembangnya zaman, telepon berkembang dan berevolusi sesuai dengan ide-ide yang dikembangkan dan disesuaikan dengan kebuthan. Maka berevolusilah telepon menjadi handphone (telepon genggam).
Saat ini telepon sangat jarang kita jumpai selain di perusahaan-perusahaan, kantor, agen travel, bank, hotel, dsb. Bahkan dirumah-rumah sudah jarang atau bahkan tidak ada lagi kita jumpai yang menggunakan jasa telepon rumah. Begitu juga dengan wartel (warung telepon) tidak lagi ramai oleh pengungjung, dan bahkan tidak lagi tersedia. Telepon umum pun sudah jarang kita lihat selain di perkotaan, bagi kota yang masih menyediakannya. Karena saat ini setiap individu memiliki handphone, karena handphone bukanlah barang mewah lagi melainkan sebuah kebutuhan.
Segala sesuatu yang diciptakan tentu memiliki maksud dan tujuan yang baik, begitu pula dengan adanya penemuan handphone ini, member banyak manfaat. Diantaranya adalah dapat menjangkau komunikasi jarak jauh. Dengan begitu kita dapat menghemat biaya transportasi untuk setiap keperluan kita, dan dengan begitu dapat mengefisienkan waktu yang kita miliki, karena kita tidak perlu lagi membuang banyak waktu hanya untuk sekedar mencari informasi yang kita butuhkan. Hal itu dikarenakan zaman sekarang tidak sedikit handphone yang menyediakan layanan internet. Dengan handphone juga komunikasi dan silahturahmi kita tidak terputus dengan saudara atau teman-teman kita.
Namun, tkhnologi handphone ini juga memiliki dampak negatif bagi kita. Diantaranya adalah membuat kita semakin jarang silaturahmi bertatap muka dengan keluarga dan kerabat kita. Hal tersebut membuat masyarakat semakin berkurang adat istiadatnya dan juga kesopanan dalam berbicara dan bertingkah laku. Contohnya, ketika seorang anak yang ditelepon atau menelpon orang tuanya, sering mngabaikan ucapan salam. Bagi para muslim sangat dianjurkan mengucapkan salam minimal “Assalamu’alaikum”, dan bagi non muslim mengucapkan salam seperti “selamat pagi, slamat siang, selamat malam, dsb.” Namun hal kecil tersebut sudah kehilangan posisnya dan mengakibatkan budaya ramah tamah semakin menurun.
Kemudian, bagi pengguna handphone khususnya yang terlalu sering menggunakan internet, membuat mereka kecanduan atas aplikasi-aplikasi internet seperti jaringan social fb, twitter, IMVU, chatting, dsb, membuat pengguna semakin lupa dimana saat-saat yang tepat untuk menggunakan aplikasi tersebut. Hal tersebut mengakibatkan hilangnya kesadaran untuk bersosialisasi dimasyarakat secara nyata.
Terlalu sering menggunakan internet membuat seseorang lupa akan waktu dimana saat bekerja dan belajar. Hal itu membuat internet beralih fungsi. Yang seharusnya dengan adanya internet kita tidak tertinggal oleh informasi dunia luar, dan tidak lagi sulit mencari informasi penting yang kita butuhkan, namun justru membuat kita lupa dan lalai akan hal yang lebih penting dari hal tersebut. Seperti, bekerja disaat jam bekerja, dan belajar setiap saat.
Contoh kecil, saat ini banyak sekolah yang sudah melarang siswa-siswanya untuk membawa handphone kesekolah, tetapi masih banyak siswa yang tidak mengindahkan peraturan tersebut. Dikalangan pelajar, handphone sering kali digunakan disaat jam belajar. Namun tidak sedikit juga guru-guru yang juga menggunakannya disela-sela mengajar.
Akibat permasalahan kecil ini membuat dampak perubahan social budaya yang tidak hanya pada masalah ramah tamah saja, tetapi juga pada sikap saling menghargai dan hanya sebagian kecil masyarakat pengguna handphone yang masih bisa mempertahankan etika tersebut.
Maka dari itu, gunakanlah segala kecanggihan tekhnologi yang ada dengan sebaik-baiknya, dan tidak menyalahgunakannya. Gunakanlah disaat yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar